|
|
|
status:
semi-hiatus
mood: netral
reading: new ESQ way 165
listening: so simple
watching: curious george |
| |
| |
| .::taggie::. |
|
|
| |
.::HitCo
|
| |
| |
| .::clickie::. |
|
Rewind
|
| |
|
...::::||::::...
Simple
is nice.
So keep everything simple.
|
|
|
|
RABBII aku pernah sangat ingin tak peduli anggap pahala dan dosa hanyalah ILUSI tergerak nafsu DUNIA yang penuh mimpi seakan semua tiada berarti dibanding materi
tapi ada saat-saat SUARA hati menyentak sepi bertanya sesungguhnya apa ARTI semua ini berlalu WAKTU terasa semakin nyeri bisa saja aku MATI saat ini
tak pernah daya kutatap LANGIT-Mu seluas apakah dia seMAHA besar apakah diri-Mu tak kutemukan BATAS akhir yang menjawab kagumku kusadari bagi-Mu tiada pun SEUJUNG kuku
Rabb setiap kali aku terlupa meninggalkan semua ketakjuban yang pernah terasa demi melihat dunia SEMANIS gula-gula hanyut dalam larutan hidup bagaikan teraduk di dalamnya
setiap kali aku SENGAJA melupamu mencoba BERDALIH melepas siksa terasa karena mematuhiMu tapi setiap kali aku masih saja BERTANYA dalam bimbangku apakah Engkau RIDHA melihatku
Rabb aku tak bisa menjauh darimu aku tak pernah sanggup BERSEMBUNYI dari-Mu aku tak pernah bisa membiarkan waktu berlalu tanpa ada-Mu melemah aku tanpa KEHANGATAN kasih di dekap-Mu
Rabb kusadari cinta-Mu TIADA pernah berhenti walau dalam ingkarku sekalipun Kau tetap BERBISIK dalam dadaku dalam celah-celah yang kututup-tutupi nyatanya Engkau selalu membiarkan PINTU kembali masih terbuka karena Engkau tahu betapa sempoyongnya aku tanpa-Mu
Rabb semisal curahan MENTARI membauri semisal ramainya galaksi MALAM menemani Engkau selalu membelaiku lembut sepanjang siang dan malam sepanjang DEGUP dan NAFAS, berulangkali
tiada pernah bisa aku menyangkal-Mu saat kudengar kicau burung menanda pagi, saat kulihat dedaunan yang gugur perlahan, saat pelangi merona langit yang basahi jemariku, dan kasih sayang orang-orang di sekelilingku
tak pernah berbanding harga SELAUTAN syukurku hanyalah SETITIK nikmat-Mu di bumi setiap langkah kudatang pada-Mu, seribu langkah Kau RAPAT padaku
Rabb dalam TANGIS kusadari kebodohanku aku tak pernah bisa jauh dariMu aku tak akan pernah bisa berhenti TAKJUB kepadaMu tak akan pernah bisa aku BERPALING dariMu enggak akan PERNAH!
(Medan, akhir Mei 2k6 Allah, I'm ADDICTED toU, indeed!)

Catatan 27 Mei: Innalillahi.... turut berduka atas musibah gempa 5,6 SR yang menimpa sesaudara di Yogya. Semoga Allah memberikan tempat terbaik. Semoga diberi ketabahan dan kekuatan bagi yang masih diberi kesempatan. Sungguh kita enggak pernah tahu kapan ajal akan menjemput kita. Musibah bisa terjadi kapan saja dimana saja, semoga Allah memberi kita pengakhiran yang terbaik. Husnul Khatimah. Amin.
Posted
by me
Wednesday, May 31, 2006
|
|
|
0 Comments:
Post a Comment
<< home