Ketika setiap jiwa akan ditanyakan apa-apa yang telah dikerjakannya...
b i s m i l l a h i r r a h m a n i r r a h i m
Assalamualaikum.... 
|| Logchalk: Airin. 30 juni 1984. komunikasi usu. 
bandaaceh-medan. indonesia.
islam. lyfenote diary. memoarea
status: semi-hiatus
mood: netral
reading: new ESQ way 165
listening: so simple
watching: curious george
 
 
.::taggie::.
 
nama
web url
message
:) :( :D :p :(( :)) :x
 
  .::HitCoHit Counter
 

.::clickie::.

Rewind


...::::||::::...

Simple is nice.
So keep everything simple.


WEB MEMOAREA

Kata orang, senyum itu bisa membuka pintu rezeki, jadi kalo lagi susah atau engga punya uang misalnya, banyak banyakin aja senyum, (asal engga overkuota :)

Seorang sufi pada suatu hari pernah didatangi seorang lelaki yang wajahnya kusam dan keningnya selalu berkerut. Dengan murung lelaki itu mengadu, "Tuan Guru, sepanjang hidup saya, rasanya tidak pernah lepas saya beribadah kepada Allah. Orang lain sudah lelap, saya masih bermunajat. Istri saya belum bangun, saya sudah mengaji. Saya juga bukan pemalas yang enggan mencari rezeki. Tetapi mengapa saya selalu malang dan kehidupan saya penuh kesulitan?"
Sang Guru menjawab sederhana, "Perbaiki penampilanmu dan ubahlah roman mukamu. Kau tahu, Rasulullah adalah penduduk dunia yang miskin namun wajahnya tak pernah keruh dan selalu ceria. Sebab menurut Rasulullah, salah satu tanda penghuni neraka ialah muka masam yang membuat orang curiga kepadanya."
Lelaki itu tertunduk. Ia pun berjanji akn memeperbaiki penampilannya. Wajahnya senantiasa berseri. Setiap kesedihn diterima dengan sabar, tanpa mengeluh. Alhamdulillah setelah itu ia tak pernah datang lagi untuk berkeluh kesah. Memang Tuhan telah mentakdirkan manusia sebagai makhluk yang paling indah. Bentuknya begitu sempuna, sehingga dipndang dari sudut manapun, manusia kelihatan cantik dan serasi. Untuk itu hendaknya kurnia ini jangan dinodai dengan penampilan yang buruk, karena kata Rasulullah, "Sesungguhnya Allah itu indah dan mencintai keindahan." Namun demikian tidak berarti Islam mengajarkan kemewahan. Islam justru menganjurkan kesederhanaan. Baik dalam berpakaian, merias tubuh maupun dalam sikap hidup sehari-hari. Nabi sendiri jubahnya seringkali sudah luntur warnanya tapi senantiasa bersih. Umar walaupun jabatannya khalifah, pakaiannya sangat sederhana dan bertambal-tambal. Tetapi keserasian selalu terjaga. Sikapnya ramah, wajahnya senantiasa selalu mengulum senyum bersahabat. Roman mukanya berseri. Tak heran jika Imam Hasan Al Basri berpendapat, awal keberhasilan suatu pekerjaan adalah roman muka yang ramah dan penuh senyum. Bahkan Rasul menegaskan, senyum adalah sedekah paling murah tapi paling besar pahalanya.
Dalam hati yang tenang, pikiran yang dingindan wajah yang cerah, inshaAllah, apapun persoalannya niscaya dapat diatasi. Hidup pun penuh dengan cinta dan kasih sayang.


SenYuM : LeNgkUnGaN yAnG meLurUSkaN seGaLanYa ____________

Posted by me Tuesday, May 24, 2005

0 Comments:

Okay,Alhamdulillah42day...
	  Lurfe U Allah! =)

 

 

© 2Oo4-2oO7 airinyh inc.