Ketika setiap jiwa akan ditanyakan apa-apa yang telah dikerjakannya...
b i s m i l l a h i r r a h m a n i r r a h i m
Assalamualaikum.... 
|| Logchalk: Airin. 30 juni 1984. komunikasi usu. 
bandaaceh-medan. indonesia.
islam. lyfenote diary. memoarea
status: semi-hiatus
mood: netral
reading: new ESQ way 165
listening: so simple
watching: curious george
 
 
.::taggie::.
 
nama
web url
message
:) :( :D :p :(( :)) :x
 
  .::HitCoHit Counter
 

.::clickie::.

Rewind


...::::||::::...

Simple is nice.
So keep everything simple.


WEB MEMOAREA

Bumi...
Sesak manusia mendesak udara. Panas. 300 kali 300 cukup pengap. Huah. Berbeda seperti biasa. Hanya sebatas pintu maka dunia lain. Namun dengan airmata malam memerah rona. Buncahan rindu udara lahir di kelahiran udara. Dingin dan panas. Feedback.

Ada sesuatu yang tidak terganti. Namun kini hilang tak terganti. Sesuatu yang menyedihkan yang berupa segepok kenangan indah. Di mana pesona tawa yang hangat berkumpul. Di sini asing. Sungguh. Hanya Tuhan yang selalu hadir. Menemani dan menyanjung. Tak sendirian.

Payah. Udara tak bersahabat. Belum, mungkin. Atau hilang. Kipas angin pun berputar hambar. Hanya sejenak istirahat. Lalu tersia. Kasihan skali. Bukan dia. Pun kami. Mungkin belahan lain. Dari bumi, yang tersisa. Ini sekedarnya. Peringatan. Lantas kembali.

Kalau teringat bunda…tak ingin pergi. Tapi langit meninggi. Silau. Saat tersadar hanya bisa terpekur...ingin nangis...dan sdikit menyesal. Tak terhitung waktu berubah. Semua berubah. Hanya cinta yang sama yang tersisa.

Hidup di bumi. Seperti kemarin. Teman-teman bermain bersama dan matahari cuma tersenyum. Cuma? Yaah sdikit bersahabat dengan awan. Adakah cucian yang belum kering? Itu cerita lama. Saat itu hari-hari ceria seperti berwarna gelap. Menandakan setia. Dan tanpa terpaksa. Beberapa cerita merekam dalam rasa suntuk. Indah skali. Kalau saja hari ini smakin memanas...keinginan itu tiba-tiba timbul. Haus...

By: Airin with overhomesick
Bangunkan aku esok pagi...


Sebelum mata terlena…di buaian malam gulita...tafakkurku di pembaringan...mengenangkan nasib diri...yang kerdil lemah dan bersarang dosa...mampukah ku mengharungi titian sirath nanti...membawa dosa yang menggunung tinggi
terkapar kumencari limpahan maghfirahMu.

Sebelum berangkat pergi ke daerah sana...lepaskan beban ini...yang mencengkram jiwa dan ragaku

Sebelum mata terlena...dengarlah rintihan hati ini...Tuhan...beratnya dosaku...tak daya kupikul sendiri. Hanyalah rahmat dan kasih sayangMu yang mampu meringankan. Andainya esok bukan milikku lagi...dan mataku pun tak pasti akan terbuka lagi...

Selimuti diriku...dengan sutra kasih sayangmu...agar lena nanti kuimpikan surga yang indah abadi...
Pabila ku terjaga...akankah itu kurasai...betapa harumnya wangian surga firdausi...
Di sepertiga malam...sujud ku menghambakan diri...akan kuteruskan pengabdianku padaMu... :|


(FYI: itu...nasyid pertama yang aku dengar dan aku sangat suka, sampai sekarang...
Maknanya benar2 nggugah. Ya begitulah... *terharu T-T*
Sebenarnya liriknya ada yang lupa2, nasyidernya dari Hijjaz. Hmm...)

Posted by me Saturday, June 12, 2004

0 Comments:

Okay,Alhamdulillah42day...
	  Lurfe U Allah! =)

 

 

© 2Oo4-2oO7 airinyh inc.